Administrasi Kendaraan Ibadah Int'l Citizen Service Jaminan Sosial Kependudukan Kesehatan Ketenagakerjaan Lain-lain Layanan Lingkungan Pajak & Keuangan Pendidikan Pengaduan Masyarakat Perjalanan Internasional Pertanahan Rumah Tangga Transportasi Usaha Wisata

Tunjangan Hari Tua (untuk POLRI & TNI)




Tentang ASABRI

Semula prajurit TNI, anggota Polri dan PNS Dephan/Polri menjadi peserta Taspen (Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri) yang didirikan pada tanggal 17 April 1963 berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 1963.

Namun dalam perjalanannya, keikutsertaan prajurit TNI dan anggota Polri dalam Taspen mempengaruhi penyelenggaraan Program Taspen karena:

  1. Perbedaan Batas Usia Pensiun (BUP) bagi prajurit TNI, anggota Polri yang berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1966 Pasal 1 dengan PNS yang berdasarkan Undang- Undang Nomor 11 Tahun 1969 Pasal 9
  2. Sifat khas prajurit TNI dan Polri memiliki risiko tinggi banyak yang berhenti karena gugur atau tewas dalam menjalankan tugas.
  3. Adanya kebijaksanaan Pemerintah untuk mengurangi jumlah prajurit secara besar-besaran dalam rangka peremajaan yang dimulai pertengahan tahun 1971.
  4. Jumlah iuran yang terkumpul pada waktu itu tidak sebanding dengan perkiraan klaim yang akan diajukan oleh para Peserta. Untuk menindaklanjuti hal-hal tersebut dan meningkatkan kesejahteraan Prajurit TNI, Anggota Polri dan PNS Dephan/Polri, maka Dephankam (saat itu) berprakarsa untuk mengelola premi sendiri dengan membentuk lembaga asuransi yang lebih sesuai, yaitu Perusahaan Umum Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Perum ASABRI) yang didirikan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1971 pada tanggal 1 Agustus 1971, dan selanjutnya ditetapkan sebagai Hari Jadi ASABRI.

Dalam perkembangannya untuk meningkatkan gerak usaha, maka berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 68 Tahun 1991 bentuk usaha ASABRI dari Perusahaan Umum (Perum) dialihkan menjadi Perseroan Terbatas (PT), sehingga menjadi PT ASABRI (Persero).

 


-


-


Program ASABRI

Pensiun

  1. Pensiun Pertama
  2. Pensiun Terusan
  3. Pensiun Warakawuri
  4. Pensiun Yatim Piatu
  5. Tunjangan Orang Tua
  6. Uang Duka Wafat
  7. Tunjangan Cacat

Informasi lebih lanjut tentang layanan ini dapat ditemukan di tautan dibawah ini

http://www.asabri.co.id/Informasi.php

Santunan

Jaminan Hari Tua (JHT), yaitu:

  • Santunan Asuransi (SA)
  • Santunan Nilai Tunai Asuransi (SNTA)

Jaminan Kematian (JK), yaitu:

  • Santunan Risiko Kematian (SRK)
  • Santunan Risiko Kematian Khusus (SRKK)
  • Santunan Biaya Pemakaman (SBP)
  • Santunan Biaya Pemakaman Istri/Suami (SBPI/S)
  • Santunan Biaya Pemakaman Anak (SBPA)

Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), yaitu:

  • Santunan Cacat Karena Dinas (SCKD)
  • Santunan Cacat Bukan Karena Dinas (SCBKD)

Informasi lebih lanjut tentang layanan ini dapat ditemukan di tautan dibawah ini

http://www.asabri.co.id/sa.php


-


-


-


Untuk mengunduh formulir kesertaan atau mengenal lebih dekat lagi tentang ASABRI, dapat mengakses website berikut:

http://www.asabri.co.id/download1.php


-


Jika terdapat permasalahan dalam layanan publik ini, silakan melaporkannya ke

comments powered by Disqus