Administrasi Kendaraan Ibadah Int'l Citizen Service Jaminan Sosial Kependudukan Kesehatan Ketenagakerjaan Lain-lain Layanan Lingkungan Pajak & Keuangan Pendidikan Pengaduan Masyarakat Perjalanan Internasional Pertanahan Rumah Tangga Transportasi Usaha Wisata

Beasiswa PBSB Kementerian Agama




PBSB singkatan dari Program Beasiswa Santri Beprestasi adalah beasiswa S1 dari Depag/Kemenag yang khusus diperuntukkan untuk santri pondok pesantren yang akan lulus madrasah aliyah (MA) dan sederajat. Yang lulus dalam seleksi beasiswa ini akan dapat melanjutkan ke perguruan tinggi favorit di Indonesia seperti ITB, UGM, UI, UNAIR, UIN, dll. 


-


Sasaran Target PBSB:

  1. Santri mukim pondok pesantren yang sedang duduk di kelas III MA yang diselenggarakan oleh pondok pesantren, baik yang hafidz Al?Qur’an 10 juz ataupun tidak;
  2. Santri mukim pondok pesantren yang hafidz Al?Qur’an minimal 10 juz dan sedang duduk di kelas III SMA/SMK yang diselenggarakan oleh pondok pesantren;
  3. Santri lulusan pondok pesantren salafiyah, baik yang hafidz Al?Qur’an 10 juz ataupun tidak;
  4. Santri lulusan Pondok Pesantren Muadalah (Pendidikan Diniyah Menengah Atas), baik yang hafidz Al?Qur’an 10 juz ataupun tidak;
  5. Santri lulusan Program Pendidikan Kesetaraan Paket C pada pondok pesantren, baik yang hafidz Al?Qur’an 10 juz ataupun tidak.


1. Ketentuan Umum
a. Berstatus sebagai santri aktif?mukim dan belajar/nyantri di pondok pesantren sekurangkurangnya selama 3 (tiga) tahun berturut?turut pada pondok pesantren yang sama.

b. Pada saat mendaftar berumur tidak lebih dari 20 tahun, terhitung tanggal 1 Juni 2012

c. Bagi santri yang berasal dari Pondok Pesantren Salafiyah, Pondok Pesantren Muadalah (Pendidikan Diniyah Menengah Atas), dan Pendidikan Kesetaraan Paket C pada pondok pesantren, dada saat mendaftar berumur tidak lebih dari 22 tahun, terhitung tanggal 1 Juni
2012.

d. Saat mendaftar masih tercatat sebagai siswa/i kelas III pada MA pada pondok pesantren atau telah lulus dari Pondok Pesantren Salafiyah, Pondok Pesantren Muadalah (Pendidikan Diniyah Menengah Atas) dan Pendidikan Kesetaraan Paket C; dimana MA, Pondok
Pesantren Muadalah (Pendidikan Diniyah Menengah Atas), dan Pendidikan Kesetaraan Paket C tersebut berada dalam satu naungan pengelolaan (contoh : yayasan) dengan pondok pesantren dan telah memiliki tanda kelulusan (ijazah atau yang disetarakan) yang diakui.

e. Memiliki prestasi yang baik selama pendidikan berturut?turut dengan ketentuan sebagai
berikut :

  • Bagi yang berasal dari MA, memiliki konsistensi prestasi yang baik dan termasuk dalam 10% siswa terbaik dalam satu madrasah, dibuktikan dengan data rapor dan pernyataan dari pihak pondok pesantren.
  • Untuk yang berasal dari Pondok Pesantren Salafiyah, Pondok Pesantren Muadalah (Pendidikan Diniyah Menengah Atas) dan Pendidikan Kesetaraan Paket C, telah dinyatakan lulus dengan predikat BAIK atau setara;

f. Diajukan oleh Pimpinan Pondok Pesantren santri yang bersangkutan dengan melampirkan :

  • Salinan Surat Pengajuan oleh Pondok Pesantren (lihat Lampiran 2 Contoh Surat Pengajuan) sesuai pilihan perguruan tinggi (UIN Maulana Malik Ibrahim atau lainnya)
  • Formulir Pendaftaran yang telah diisi lengkap (lihat Lampiran 4 Formulir Pendaftaran)
  • Pas foto ukuran 4 x 6 cm berwarna (Laki?laki ? latar belakang merah, Perempuan ? latar belakang biru) sebanyak 3 (tiga) lembar
  • Salinan rapor semester III s/d V, atau Laporan Kemajuan Akademik yang berlaku, yang telah dilegalisasi.
  • Surat pernyataan yang telah diisi dan ditandatangani di atas kertas bermaterai (lihat Lampiran 3 Surat Pernyataan Peserta PBSB)
  • Bagi santri yang berminat untuk studi pada IPB Bogor, juga melampirkan salinan/photocopy pembayaran rekening listrik rumah orang tua 3 bulan terakhir berturut?turut. Jika tidak memiliki meteran listrik sendiri atau belum terjangkau jaringan listrik, melampirkan Surat Keterangan yang ditandatangani oleh orang tua/wali dan aparat daerah setempat (Ketua RW atau Lurah/Kades)

g. Sehat jasmani dan rohani, tidak mengidap penyakit kronis/menahun (seperti asma, jantung, kanker dan lain?lain) yang dapat mengganggu proses belajar. Setelah dinyatakan lulus seleksi, peserta wajib menyertakan Surat Keterangan Sehat dari dokter Rumah Sakit Pemerintah.

h. Beberapa jurusan/prodi/mayor mensyaratkan bebas buta warna (ketentuan dapat dilihat pada Lampiran Pilihan Studi). Setelah dinyatakan lulus seleksi, peserta wajib menyertakan serta Keterangan Bebas Buta Warna dari dokter spesialis mata, sesuai ketentuan
jurusan/prodi/mayor.

i. Bersedia dikeluarkan dari pencalonan peserta PBSB atau sebagai peserta PBSB apabila terbukti sedang dan/atau pernah menggunakan narkoba.

j. Bersedia dikeluarkan dari pencalonan peserta PBSB apabila tidak lulus dari Ujian Nasional.

k. Bersedia mengikuti program pembekalan dan peningkatan kualitas (pre?university/bridging programme) yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI. Calon dinyatakan mengundurkan diri/gugur sebagai peserta PBSB apabila tidak mengikuti preuniversity/bridging programme

l. Bagi peserta yang dinyatakan lulus sejak tahun pertama wajib tinggal di pondok pesantren. Khusus peserta PBSB yang studi pada IPB Bogor, ITS Surabaya, dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, untuk tahun pertama tinggal di asrama dan selanjutnya wajib tinggal di pondok pesantren terdekat dengan Perguruan Tinggi

m. Bersedia untuk mengikuti seluruh kegiatan wajib yang ditujukan sebagai pembinaan, pengembangan diri, monitoring dan evaluasi Peserta PBSB, dinyatakan dengan perjanjian bermaterai antara calon mahasiswa dengan Kementerian Agama RI (Lampiran 3 Surat Pernyataan Peserta PBSB)

n. Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama masa studi, termasuk selama pendidikan profesi, dinyatakan dengan perjanjian bermaterai antara calon mahasiswa dengan Kementerian Agama RI (Lampiran 3 Surat Pernyataan Peserta PBSB)

o. Wajib mengabdi di Pondok Pesantren atau Satuan Pendidikan Keagaaman Islam pada Pondok Pesantren sekurang?kurangnya selama 3 (tiga) tahun setelah menyelesaikan studi, dinyatakan dengan perjanjian bermaterai antara calon mahasiswa dengan Kementerian Agama RI (Lampiran 3 Surat Pernyataan Peserta PBSB)

p. Jika ternyata dikemudian hari terdapat penyimpangan dari data yang telah diberikan dalam formulir pendaftaran, dan/atau terdapat pelanggaran terhadap pernyataan yang telah diberikan (Lampiran 3 Surat Pernyataan Peserta PBSB), dan/atau santri mengundurkan diri sebagai peserta PBSB sebelum selesai masa studi tanpa alasan yang tidak dapat dipertanggung?jawabkan, Kementerian Agama RI berhak memberikan sanksi berupa menuntut santri yang bersangkutan pengembalian seluruh biaya seleksi, pendidikan, dan
tunjangan yang telah dikeluarkan Kementerian Agama RI dan dapat meminta Perguruan Tinggi untuk mengeluarkan santri dari Perguruan Tinggi yang bersangkutan

q. Bagi peserta yang dinyatakan lulus dan kemudian mengundurkan diri, pondok pesantren akan diberikan surat teguran, dan dapat tidak diperkenankan mengirimkan santrinya untuk mengikuti seleksi calon peserta PBSB pada tahun berikutnya.

2. Ketentuan Khusus
a. Ketentuan mengenai Pilihan dan Alokasi :
- Peserta seleksi yang berasal dari MA jurusan IPA boleh memilih semua program
studi/jurusan/mayor yang ditawarkan, sementara untuk jurusan lainnya
(IPS/Bahasa/Keagamaan) hanya boleh memilih program studi/jurusan/mayor tertentu.
Untuk lebih jelasnya lihat Lampiran 1 Daftar Pilihan Studi

  • Peserta diberi kesempatan untuk memilih 2 (dua) program studi/jurusan/mayor dalam satu perguruan tinggi yang sama dengan ketentuan harus paralel/konsisten dengan program yang diminati. contoh: peserta seleksi memilih program studi teknik kimia (program IPA) sebagai pilihan pertama, maka pilihan keduanya tidak diperkenankan memilih program studi Sastra Inggris (program IPS) sebagai pilihan kedua)
  • Peserta seleksi yang berminat studi pada bidang KEAGAMAAN (Islamic Studies) dapat memilih 2 pilihan studi pada Perguruan Tinggi Agama Islam (UIN Sunan Kalijaga, IAIN Sunan Ampel dan IAIN Walisongo Semarang)

b. Bagi Santri yang berminat untuk studi pada UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, selain memenuhi ketentuan poin a di atas, dengan tambahan :

  • Hafidz (Hafal) Al?Qur’an minimal 10 Juz, dan wajib mengupayakan serta mempertahankan Hafidz Al?Qur’an 30 Juz pada saat menyelesaikan studi pada UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
  • Santri boleh berasal dari satuan pendidikan lain selain MA, dengan ketentuan mengikuti Ketentuan Umum dan Khusus bagi santri yang berasal dari MA
  • Hafidz Al?Qur’an 30 Juz merupakan persyaratan kelulusan program S1 peserta PBSB pada UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

c. Dalam hal Surat Pengajuan oleh pondok pesantren memperhatikan ketentuan sebagai
berikut :

  • Santri yang berminat studi ke UGM, UNAIR, UPI Bandung, UIN Jakarta, UIN Yogyakarta, IPB, ITS, IAIN Semarang, dan IAIN Surabaya, satu pondok pesantren dapat mengajukan maksimal 10 (sepuluh) orang santri terbaiknya.
  • Pengajuan santri yang berminat studi ke UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, satu pondok pesantren dapat mengajukan sebanyak?banyaknya santri yang hafidz Al?Qur’an sebanyak 10 juz atau lebih pondok pesantren dapat membuat 2 (dua) kelompok pengajuan:
  • Pengajuan untuk peserta yang berminat studi di IPB, UIN Syarif Hidayatullah, ITS, UNAIR, UGM, UPI, IAIN Sunan Ampel, IAIN Walisongo, dan UIN Sunan Kalijaga.
  • Pengajuan untuk peserta yang berminat studi di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.


d. Bagi santri lulusan Pondok Pesantren Salafiyah dan Pendidikan Kesetaraan Paket C yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren :

  • Calon peserta seleksi yang tidak hafidz Al? Qur’an minimal 10 juz hanya dapat mengikuti seleksi pada program studi pada IAIN Walisongo Semarang, IAIN Sunan Ampel Surabaya, dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Bagi santri yang hafidz Al?Qur’an minimal 10 juz, selain dapat mendaftar pada pada IAIN Walisongo Semarang, IAIN Sunan Ampel Surabaya, dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dapat juga mendaftar pada UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

e. Bagi santri lulusan Pondok Pesantren Muadalah (Pendidikan Diniyah Menengah Atas) :

  • Calon peserta seleksi yang tidak hafidz Al? Qur’an minimal 10 juz hanya dapat mengikuti seleksi pada program studi pada IAIN Walisongo Semarang, IAIN Sunan Ampel Surabaya, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan UPI Bandung
  • Bagi santri yang hafidz Al?Qur’an minimal 10 juz, selain dapat mendaftar pada pada IAIN Walisongo Semarang, IAIN Sunan Ampel Surabaya, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan UPI Bandung, dapat juga mendaftar pada UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

f. Keputusan yang dikeluarkan oleh Panitia Seleksi Calon Peserta PBSB adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.


-


-


-


KEMENTERIAN AGAMA RI
DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM

Jl. Lapangan Banteng Barat No. 3 - 4
Telp. 021-3811810. Fax. 021- 34833980 

Penanggung Jawab Beasiswa PBSB 2012:

Telepon 021-3811810  website pondokpesantren.net / ditpdpontren.com


-


Jika terdapat permasalahan dalam layanan publik ini, silakan melaporkannya ke

comments powered by Disqus