Administrasi Kendaraan Ibadah Int'l Citizen Service Jaminan Sosial Kependudukan Kesehatan Ketenagakerjaan Lain-lain Layanan Lingkungan Pajak & Keuangan Pendidikan Pengaduan Masyarakat Perjalanan Internasional Pertanahan Rumah Tangga Transportasi Usaha Wisata

Informasi Air (PDAM) - Surat Izin Pengambilan Air Tanah (SIPA)




Ada dua cara yang bisa kita manfaatkan untuk mendapatkan sumber daya air bersih, yaitu dengan melakukan penggalian sumur sendiri atau melakukan permohonan langganan kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di kota/kabupaten setempat.

Untuk melakukan penggalian sumur sendiri, kita harus mendapatkan Surat Izin Pengambilan Air Bawah Tanah (SIPA) terlebih dahulu dengan prosedur tertera seperti di bawah. Adapun untuk mendapatkan suplai air dari PDAM, kita bisa mengajukan permohonan langganan kepada PDAM di kabupaten setempat, dengan informasi lebih lanjut tersedia di modul layanan "Pelayanan Sambungan dan Instalasi".


-


Untuk mendapatkan SIPA, setiap kabupaten meminta persyaratan yang bisa jadi tidak sama. Akan tetapi, beberapa persyaratan yang biasanya diminta dan bisa kita siapkan adalah:

SIPA Baru

  1. Mengisi formulir permohonan bermaterai Rp 6.000,-

  2. Fotokopi KTP pemohon yang masih berlaku

  3. Peta Situasi skala 1 : 10.000 dan Peta Fotografi skala 1 : 50.000 yang memperhatikan titik lokasi rencana pengambilan air bawah tanah dari tiap titik sumur

  4. Hasil analisa kimia dari sumur bor

  5. Surat keterangan / rekomendasi teknis dari Gubernur melalui SKPD teknis kabupaten

  6. Fotokopi semua persyaratan rangkap 2 (dua)

 

SIPA Ulang

  1. Mengisi formulir permohonan bermaterai Rp 6.000,-

  2. Fotokopi KTP pemohon / penanggung jawab yang masih berlaku

  3. Fotokopi SIPA lama

  4. Laporan jumlah pengambilan ABT terakhir sesuai dengan surat ketetapan pajak ABT

  5. Hasil analisa kimia yang terakhir dari sumur yang akan didaftar ulang

  6. Uji Pumping Test / Peta Topografi (bagi yang belum memiliki)

  7. Surat keterangan / rekomendasi teknis dari Gubernur melalui SKPD teknis kabupaten

  8. Fotokopi semua persyaratan rangkap 2 (dua)

 


-


-


-


-


1   Link   PDAM Bandarmasih  
2   Link   PDAM Kota Bandung  
3   Link   PDAM Kota Bogor  
4   Link   PDAM Kota Denpasar  
5   Link   PDAM Kota Padang  
6   Link   PDAM Kota Tangerang  
7   Link   PDAM Kota Malang  
8   Link   PDAM Kota Cirebon  
9   Link   PDAM Kabupaten Gresik  
10   Link   PDAM TIRTANADI  
11   Link   PDAM Kabupaten Cilacap  
12   Link   PDAM DKI Jakarta  
13   Link   PDAM Batola  
14   Link   PDAM Tirta Musi Kota Palembang  
15   Link   PDAM Kota Surabaya  
16   Link   PDAM Intan Banjar  
17   Link   PDAM Kota Surakarta  
18   Link   PDAM Kab. Tasikmalaya  
19   Link   PDAM Banyuwangi  
20   Link   PDAM Tirta Raharja  
21   Link   ATB (Adhya Tirta Batam)  
 


Golongan Pelanggan: 

Pelanggan dikelompokkan menjadi :

1. Kelompok Sosial Umum

Kelompok pelanggan yang kegiatan setiap harinya memberikan pelayanan untuk kepentingan umum khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah, terdiri dari Hidran Umum dan Terminal Air.

2. Kelompok Sosial Khusus

Kelompok pelanggan yang setiap harinya melayani kepentingan umum serta sebagian dari kegiatannya mendapatkan sumber dana, baik dari pemerintah maupun dari suatu yayasan sosial/keagamaan, yang terdiri dari :

  • Tempat ibadah,

  • Panti asuhan,

  • Yayasan sosial,

  • Sekolah negeri,

  • Sekolah swasta

3. Rumah Tangga / Instansi Pemerintah

Rumah Tangga A.1 adalah pelanggan rumah tangga yang rumahnya hanya berfungsi sebagai tempat tinggal dan merupakan Rumah Sangat Sederhana (RSS) dengan kondisi / kriteria sebagai berikut:

Luas Lantai 

:

70 m2 atau kurang

Jenis lantai

:

tanah, floor

Dinding

:

batako / bata merah tidak diplester

Plafon

:

anyaman bambu / gedek, eternit

Kerangka atap

:

bambu, kayu

Penutup atap

:

asbes gelombang, seng, genteng biasa

Rumah A.2 adalah Pelanggan rumah tangga yang rumahnya hanya berfungsi sebagai tempat tinggal dengan kondisi / kriteria rumah sebagai berikut:

Luas lantai

:

70 m2 atau kurang

Jenis lantai

:

tegel, keramik, traso

Dinding

:

batako / bata merah diplester

Plafon

:

eternit, tripleks

Kerangka atap 

:

kayu

Penutup atap

:

asbes gelombang, genteng biasa, seng, genteng pres, genteng beton

 

Rumah yang luas lantainya lebih dari 70 m2 dimasukkan kedalam salah satu klasifikasi diatas, apabila salah satu atau beberapa kriteria yang lain sesuai dengan kriteria dari klasifikasi dimaksud
Misalnya: Rumah luas lantai 110 m2 tetapi jenis lantainya tanah / floor maka masuk klasifikasi A1, Rumah luas lantai 110 m2 tetapi jenis lantainya keramik, dinding diplestester, plafond eternity kerangka atap kayu, dan penutup atap genteng press maka masuk A2

 

Rumah Tangga B.1  adalah pelanggan rumah tangga yang rumahnya selain berfungsi sebagai tempat tinggal dan / atau terdapat suatu usaha (seperti warung kecil, rumah kost, dll) dengan kondisi / kriteria sbb :

Luas lantai

:

70 m2 atau kurang

Jenis lantai 

:

floor, tegel, keramik, traso

Dinding

:

batako / bata merah diplester

Plafon

:

eternit, tripleks

Kerangka atap

:

kayu

Penutup atap

:

asbes gelombang, genteng biasa, seng, genteng pres, genteng beton

Rumah Tangga B.2 adalah pelanggan rumah tangga yang rumahnya berlokasi di kompleks perumahan elite atau merupakan rumah mewah dengan kondisi / kriteria rumah sbb :

Luas lantai

:

70 m2 atau kurang

Jenis lantai

:

keramik, marmer, granit

Dinding 

:

batu merah diplester, beton bertulang

Plafon

:

eternit, gypsum plat beton bertulang

Penutup atap

:

genteng beton, genteng glasur / keramik, plat beton bertulang

Garasi

:

terbuka / tertutup

4. Niaga Kecil :

  • Toko,

  • Rumah sakit swasta tipe C dan D,

  • Praktek dokter / notaris / biro jasa,

  • Hotel melati,

  • Kantor perusahaan / perbankan,

  • Rumah makan,

  • Usaha usaha niaga kecil lainnya.

5. Industri Kecil

  • Usaha peternakan kecil

  • Usaha konveksi / garment kecil

  • Sanggar seni kecil

  • Industri pengolahan kayu kecil

  • Pabrik tegal, genteng, eternit, gypsum, dan paving blok

  • Pabrik soun, kecap, mie, syrup, roti dan jamu

  • Usaha-usaha industri kecil lainnya

6. Niaga Besar

  • Supermarket / mall, departement store, shooping center, waralaba, pasar raya, pasar swalayan, pasar perkulakan / grosir dan usaha lain yang sejenis ;

  • Restoran, night club, discotique, steambath / spa, karaoke;

  • Showroom mobil / motor;

  • Hotel berbintang;

  • Rumah sakit swasta type A dan B;

  • Distributor;

  • Stasiun pengisian bahan bakar umur / SPBU;

  • Importir / eksportir;

  • Laboratorium klinis;

  • Usaha-usaha niaga besar lainnya.

7. Industri Besar :

  • Pabrik mobil / motor;

  • Pabrik kimia / obat-obatan;

  • Pertambangan;

  • Industi pengolahan kayu besar;

  • Pembuatan kapal;

  • Pabrik minuman;

  • Pabrik es dan cool storage;

  • Usaha-usaha industi besar lainnya.


Jika terdapat permasalahan dalam layanan publik ini, silakan melaporkannya ke

comments powered by Disqus