Administrasi Kendaraan Ibadah Int'l Citizen Service Jaminan Sosial Kependudukan Kesehatan Ketenagakerjaan Lain-lain Layanan Lingkungan Pajak & Keuangan Pendidikan Pengaduan Masyarakat Perjalanan Internasional Pertanahan Rumah Tangga Transportasi Usaha Wisata

Akademi Kepolisian




Perjalanan sejarah Akademi kepolisian telah mengalami berbagai perubahan secara organisasi maupun tempat domisilinya sampai pada akhirnya menetap di Semarang.Tonggak berdirinya Akademi Kepolisian dimulai setelah proklamasi kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945, beberapa hari setelah Proklamasi Kemerdekaan RI, para cendikiawan bangsa Indonesia mengambil alih kekuasaan pendidikan dari penjajah Jepang. Ambil alih tersebut termasuk pendidikan kepolisian “ Jawea Keisatsu Gakka” selanjutnya diganti menjadi Sekolah polisi Negara RI di Sukabumi. Sekolah inilah nantinya akan menjadi cikal bakal Akademi Kepolisian.

Memasuki periode sejarah reformasi di Indonesia, sejarah Akademi Kepolisian mengalami perubahan dengan dikeluarkan Skep Kapolri No.Pol : Skep/389/IV/1999 tanggal 9 April 1999 tentang Akademi Kepolisian Mandiri, maka sejak 10 April 1999 Akpol dinyatakan terpisah dari AKMIL, AAL, AAU serta teknis administrasi juga lepas dari Mako Akademi TNI. Akhirnya, perubahan terjadi pada logo Akademi Kepolisian pada tanggal 24 Oktober 2003, dengan diresmikannya oleh Kapolri Jenderal Polisis Da’i Bachtiar, penggunaan Logo Akademi Kepolisian yang baru dengan mengganti kata-kata “Atmaniwedana – Kretakarma – Aryawirya” dengan kata-kata “Dharma – Bijaksana – Ksatria” dan pita bertuliskan “Akademi Kepolisian” yang semula terpisah di bagian atas disatukan menjadi satu kesatuan yang utuh dalam perisai Tri-Brata.

Lama pendidikan selama di Akademi Kepolisian adalah 4 (empat) tahun. Lulusan Akademi Kepolisian akan mendapatkan pangkat Inspektr Polisi Dua (IPDA) dan bergelar Sarjana Ilmu Kepolisian. Gaji minimum yang ditawarkan untuk para lulusan adalah Rp. 3.265.200, belum termasuk renumerasi.


-


Persyaratan Umum

  1. Warga Negara Indonesia (pria atau wanita)
  2. Usia minimal 16 tahun, maksimal 21 tahun, pada saat pembukaan pendidikan
  3. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  4. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
  5. Sehat jasmani dan rohani (Surat Keterangan Sehat dari institusi kesehatan)
  6. Tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan (SKCK)
  7. Berwibawa, jujur, adil, dan berkelakuan tidak tercela
  8. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Republik Indonesia dan bersedia ditugaskan pada semua bidang tugas kepolisian.

Persyaratan Lain

  1. Berijazah serendah-rendahnya SMU/Madrasah Aliyah jurusan IPA/IPS dengan ketentuan:
    1. Bagi yang berusia keurang dari 17 tahun dengan ketentuan:
      • Nilai rata-rata Ujian Nasional minimal 8; atau,
      • Nilai rata-rata Ujian Nasional minimal 7.25-7.99 harus memiliki kemampuan bahasa Inggris dengan TOEFL diatas 500;
    2. Bagi yang berusia 17 s.d. 21 tahun memiliki nilai rata-rata Ujian Nasional minimal 7.35.
  2. Bagi lulusan tahun 2013 (yang masih kelas III) mengunakan nilai rata-rata Rapor kelas III semester 1 dengan ketentuan:
    1. Bagi yang berusia kurang dari 17 tahun nilai rata-rata minimal 8;
    2. Bagi yang berusia 17 s.d. 21 tahun nilai rata-rata minimal 7.25;
    3. Setelah dinyatakan lulus menyerahkan ijazah dan diberlakukan persyaratan lain poin a;
  3. Tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku):
    1. Pria: 165 cm
    2. Wanita: 163 cm
  4. Belum pernah menikah dan sanggup untuk tidak menikah selama dalam masa pendidikan
  5. Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 (sepuluh) tahun terhitung mulai saat diangkat menjadi Perwira Polri (Masa Dinas Surut tidak diperhitungkan)
  6. Memperoleh persetujuan dari orang tua/wali
  7. Tidak terikat perjanjian ikatan Dinas dengan suatu instansi lain;
  8. Pada saat mendaftar telah berdomisili di wilayah Polda pendaftaran minimal 1 (satu) tahun yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) setempat atau Kartu Keluarga (KK) (bagi yang berusia 17 tahun keatas), atau surat keterangan Kepala Desa/Lurah berdasarkan KK (bagi yang belum beruia 17 tahun). Bagi yang masih menempuh pendidikan dan lulus belum 1 (satu) tahun dibuktikan dengan rapor/ijazah dari sekolah yang berada di wilayah Polda pendaftaran;
  9. Bagi yang sudah bekerja secara tetap sebagai pegawai/karyawan:
    1. Mendapat persetujuan/rekomendasi dari kepala instansi yang bersangkutan;
    2. Bersedia diberhentikan dari status pegawai/karyawan, bila diterima dan mengikuti pendidikan pembentukan Taruna Akpol
  10. Mengikuti dan lulus pemeriksaan/pengujian baik tingkat Panda dan tingkat Panpus dengan sistem yang sudah ditentukan.


-


-


-


Biro SDM Polda/Polres setempat.


Hal-hal lain yang berkaitan dengan persyaratan penerimaan calon Taruna Akpol T.A. 2013 akan di atur dalam keputusan tersendiri.

Informasi lebih lanjut mengenai penerimaan taruna/taruni polri dapat diakses di Biro SDM Polda/Polres setempat.

Atau kontak di Website dan Media Sosial

http://www.penerimaan.polri.go.id
twitter: @penerimaanpolri
Facebook: www.facebook.com/penerimaananggotapolri

http://satulayanan.net/layanan/akademi-kepolisian/akpol.ac.id


-


Jika terdapat permasalahan dalam layanan publik ini, silakan melaporkannya ke

comments powered by Disqus