Administrasi Kendaraan Ibadah Int'l Citizen Service Jaminan Sosial Kependudukan Kesehatan Ketenagakerjaan Lain-lain Layanan Lingkungan Pajak & Keuangan Pendidikan Pengaduan Masyarakat Perjalanan Internasional Pertanahan Rumah Tangga Transportasi Usaha Wisata

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia - LIPI




Selamat datang di halaman layanan LIPI ! Kami menyediakan 4 modul dengan total 28 halaman layanan publik melalui SatuLayanan.net. Apabila ada masukan terkait modul dan halaman layanan kami mohon bisa disampaikan melalui Pejabat Penghubung LIPI.


LAYANAN & INFORMASI

PENERBITAN

PENELITI & PENELITIAN

Selintas sejarah LIPI

LIPIKegiatan ilmiah di Indonesia dimulai pada abad ke-16 oleh Jacob Bontius, yang mempelajari flora Indonesia dan Rompiusdengan karyanya yang terkenal berjudulHerbarium Amboinese. Pada akhir abad ke-18 dibentuk Bataviaasch Genotschap van Wetenschappen. Dalam tahun 1817, C.G.L. Reinwardt mendirikan Kebun Raya Indonesia (S'land Plantentuin) di Bogor. Pada tahun 1928 Pemerintah Hindia Belanda membentuk Natuurwetenschappelijk Raad voor Nederlandsch Indie. Kemudian tahun 1948 diubah menjadi Organisatie voor Natuurwetenschappelijk onderzoek (Organisasi untuk Penyelidikan dalam Ilmu Pengetahuan Alam, yang dikenal dengan OPIPA). Badan ini menjalankan tugasnya hingga tahun 1956.

Pada tahun 1956, melalui UU no. 6 tahun 1956 pemerintah Indonesia membentuk Majelis Ilmu Pengetahuan Indonesia (MIPI) dengan tugas pokok :

  1. Membimbing perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
  2. Memberi pertimbangan kepada pemerintah dalam hal kebijaksanaan ilmu pengetahuan.

Kemudian pada tahun 1962 pemerintah membentuk Departemen Urusan Riset Nasional (DURENAS) dan menempatkan MIPI didalamnya dengan tugas tambahan : membangun dan mengasuh beberapa Lembaga Riset Nasional. Dan tahun 1966 pemerintah merubah status DURENAS menjadi Lembaga Riset Nasional (LEMRENAS).

Pada bulan Agustus 1967 pemerintah membubarkan LEMRENAS dan MIPI dengan SK Presiden RI no. 128 tahun 1967, kemudian berdasarkan Keputusan MPRS no. 18/B/1967 pemerintah membentuk Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan menampung seluruh tugas LEMRENAS dan MIPI, dengan tugas pokok sebagai berikut :

  1. Membimbing perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berakar di Indonesia agar dapat dimanfaatkan bagi kesejahteraan rakyat Indonesia pada khususnya dan umat manusia pada umumnya.
  2. Mencari kebenaran ilmiah dimana kebebasan ilmiah, kebebasan penelitian serta kebebasan mimbar diakui dan dijamin, sepanjang tidak bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.
  3. Mempersiapkan pembentukan Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (sejak 1991 tugas pokok ini selanjutnya ditangani oleh Menteri Negara Riset dan Teknologi dengan Keppres no. 179 tahun 1991 sesuai amanat Undang-Undang No. 8/1990 tentang AIPI).

Sejalan dengan perkembangan kemampuan nasional dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, organisasi lembaga-lembaga ilmiah di Indonesia telah pula mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Oleh sebab itu dipandang perlu untuk mengadakan peninjauan dan penyesuaian tugas pokok dan fungsi serta susunan organisasi LIPI sesuai dengan tahap dan arah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, maka Keppres no. 128 tahun 1967, tanggal 23 Agustus 1967 diubah dengan Keppres no. 43 tahun 1985, dan dalam rangka penyempurnaan lebih lanjut, tanggal 13 Januari 1986 ditetapkan Keppres no. 1 tahun 1986 tentang Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, dan terakhir dengan Keppres no. 103 tahun 2001. Saat ini LIPI menaungi 47 satuan kerja mandiri (Biro, Pusat, Pusat Penelitian, Unit Pelayanan Teknis) di seluruh Indonesia.

Satuan kerja LIPI

Visi :

Menjadi lembaga ilmu pengetahuan berkelas dunia yang mendorong terwujudnya kehidupan bangsa yang adil, cerdas, kreatif, integratif dan dinamis yang didukung oleh ilmu pengetahuan dan teknologi yang humanis.

Misi :

  1. Menciptakan great science (ilmu pengetahuan berdampak penting) dan invensi yang dapat mendorong inovasi dalam rangka meningkatkann daya saing perekonomian nasional;
  2. Mendorong peningkatan pemanfaatan pengetahuan dalam proses penciptaan good governance dalam rangka memantapkan NKRI;
  3. Turut serta dalam proses pencerahan kehidupan masyarakat dan kebudayaan berdasarkan prinsip-prinsip ilmu pengetahuan dan kaidah etika keilmuan;
  4. Memperkuat peran Indonesia (yang didukung ilmu pengetahuan) dalam pergaulan internasional;
  5. Memperkuat infrastruktur kelembagaan (penguatan manajemen dan sistem).

Tugas :

Melaksanakan tugas pemerintahan di bidang ilmu pengetahuan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Fungsi :

  1. Pengkajian dan penyusunan kebijakan nasional di bidang penelitian ilmu pengetahuan.
  2. Penyelenggaraan riset keilmuan yang bersifat mendasar.
  3. Penyelenggaraan riset inter dan multi disiplin terfokus.
  4. Pemantauan, evaluasi kemajuan, dan penelaahan kecenderungan ilmu pengetahuan dan teknologi.
  5. Koordinasi kegiatan fungsional dalam pelaksanaan tugas LIPI.
  6. Pelancaran dan pembinaan terhadap kegiatan instansi pemerintah di bidang ilmu pengetahuan.
  7. Penyelenggaraan pembinaan dan pelayanan administrasi umum di bidang perencanaan umum, ketatausahaan, organisasi dan tata laksana, kepegawaian, keuangan, kearsipan, persandian, perlengkapan dan rumah tangga.

Indikator Kinerja Umum (IKU) :

  1. Kualitas pengetahuan para peneliti : mengukur upaya yang dilakukan organisasi dalam memperkuat kompetensi inti (melalui penelitian dan pengembangan) untuk menciptakan dan menemukan pengetahuan baru yang berdampak luas.
  2. Hasil dan kapasitas penelitian : sda.
  3. Potensi kekayaan alam dan budaya Indonesia : mengukur kemampuan organisasi dalam meningkatkan nilai invensi (penciptaan) dan penemuan yang diintegrasikan dengan faktor-faktor yang mendukung terjadinya inovasi bernilai ekonomi.
  4. Kreativitas dalam menciptakan iptek yang bernilai ekonomis : sda.
  5. Jaringan antara LIPI dengan industri dan pihak terkait lainnya dalam meningkatkan adopsi inovasi : sda.
  6. Timbangan ilmiah dan rekomendasi untuk menjawab isu nasional : mengukur dukungan organisasi dalam mendorong terciptanya kebijakan strategis dalam upaya penegakan good governance.
  7. Hasil kajian kebijakan LIPI dipakai sebagai rujukan : sda.
  8. Akses terhadap pengetahuan : mengukur upaya yang dilakukan organisasi untuk turut meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam berperilaku rasional (ilmiah) dan humanis melalui peningkatan akses masyarakat terhadap pengetahuan.
  9. Perilaku “rasional” dalam masyarakat : sda.
  10. Peran LIPI dalam pergaulan dunia internasional : mengukur upaya yang dilakukan organisasi untuk turut memperjuangkan kepentingan nasional dan posisi tawar Indonesia di dunia internasional. Mengukur kemampuan organisasi dalam meningkatkan kontribusi dan keterlibatan ilmiah Indonesia pada aras internasional.
  11. Sarana dan prasarana penelitian yang memenuhi kebutuhan : mengukur kemampuan organisasi dalam meningkatkan, memelihara dan memanfaatkan sarana atau prasarana penelitian, infrastruktur dan standar ilmiah, dokumentasi dan pemanfaatan informasi ilmiah.
  12. Tata kelola organisasi yang baik (good corporate governance) : mengukur kinerja organisasi untuk memantapkan sistem manajemen kelembagaan.
  13. Sumber daya manusia (SDM) yang kompeten : sda.

Kewenangan :

Untuk menjalankan fungsinya, LIPI mempunyai kewenangan :

  1. Penyusunan rencana nasional secara makro di bidangnya.
  2. Perumusan kebijakan di bidangnya untuk mendukung pembangunan secara makro.
  3. Penetapan sistem informasi di bidangnya.
  4. Kewenangan lain yang melekat dan telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, yaitu :
    • Perumusan dan pelaksanaan kebijakan tertentu di bidang penelitian ilmu pengetahuan.
    • Penetapan pedoman dan penyelenggaraan riset ilmu pengetahuan dasar.
    • Penetapan pedoman etika ilmiah, kedudukan dan kriteria kelembagaan ilmiah.
    • Pemberian ijin Peneliti Asing.
    • Pemegang kewenangan ilmiah dalam keanekaragaman hayati.

Memerlukan informasi lebih detail ? Silahkan kunjungi situs resmi LIPI :

http://www.lipi.go.id/


 


-


-


Repositori Institusi

Selamat datang di LIPI IR (Institutional Repository) ! LIPI-IR adalah repositori institusi resmi dari LIPI, ditujukan untuk meningkatkan akses publik ke beragam informasi ilmiah yang dikelola oleh LIPI. Selain itu juga sebagai bentuk dukungan LIPI terhadap inisiatif akses terbuka (open access). LIPI-IR adalah repositori institusi pertama di Indonesia yang teregistrasi di OpenDOAR (Directory of Open Access Repository).

Silahkan klik tautan di bawah untuk mengakses...

http://ir.lipi.go.id/


Pengadaan Barang dan Jasa

Terhitung sejak 2012, LIPI telah mengimplementasikan secara penuh Pengadaan Barang dan Jasa Elektronik berbasis LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik) dari LKPP.

Bagi Anda yang tertarik untuk menjadi rekanan berbagai pengadaan barang dan jasa di LIPI, silahkan  kunjungi LPSE LIPI :

http://lpse.lipi.go.id/


Pertemuan Ilmiah

LIPI sebagai lembaga dan otoritas ilmiah tertua serta utama di Indonesia, mengadakan berbagai pertemuan ilmiah berskala nasional dan internasional. Berikut ini adalah beberapa pertemuan ilmiah utama yang secara berkala diselenggarakan. Silahkan mengakses masing-masing situs pertemuan ilmiah untuk mendapatkan informasi lebih lanjut :

  • Kongress Ilmu Pengetahuan Nasional (KIPNAS) merupakan ajang pertemuan ilmiah lintas disiplin keilmuan yang diselenggarakan sejak tahun 1958.

http://kipnas.lipi.go.id/

  • Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi (WNPG) merupakan forum yang dilangsungkan secara periodik setiap empat tahun sekali dengan fokus membahas isu perkembangan ilmu-pengetahuan dan teknologi (iptek) dan solusi terkait pangan dan gizi. WNPG telah diselenggarakan sejak tahun 1968.

http://wnpg.lipi.go.id/

  • Annual Meeting on Testing and Quality (AMTeQ) merupakan pertemuan ilmiah tahunan para pemangku kepentingan (pemerintah, industri, pakar, peneliti, mahasiswa dan pengguna jasa) sebagai sarana bertukar informasi untuk menunjang kegiatan penelitian dan pengembangan di bidang sistem mutu dan teknologi pengujian.

http://amteq.smtp.lipi.org/

  • Pertemuan dan Presentasi Ilmiah Kalibrasi Instrumentasi dan Metrologi (PPI-KIM)merupakan ajang tahunan para pakar dan praktisi di bidang metrologi. 

http://www.ppi.kim.lipi.go.id/

  • Seminar Nasional Imu Pengetahuan Teknik (Semnas IPT) merupakan ajang tahunan untuk seluruh bidang keteknikan.
  • International Conference on Computer, Control, Informatics and its Applications (IC3INA)diselenggarakan setiap akhir tahun pada bulan November. IC3INA merupakan forum internasional untuk bidang komputer, kontrol, informatika serta aplikasinya.

http://ic3ina.informatika.lipi.go.id


Lowongan CPNS

SIPC LIPI - Sistem Informasi Penerimaan CPNS LIPI merupakan satu-satunya pusat informasi dan layanan resmi terkait dengan seluruh proses penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil - CPNS di lingkungan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia - LIPI. Proses lamaran CPNS LIPI hanya dilakukan secara online melalui situs ini, dengan sistem ini diharapkan proses penerimaan CPNS LIPI bisa dilakukan dengan lebih mudah, murah dan terbuka, baik bagi calon pelamar, Panitia Penerimaan CPNS LIPI maupun masyarakat.

SIPC LIPI merupakan salah satu bentuk nyata kepeloporan LIPI dalam mendukung tata kelola pemerintah yang baik. Sistem ini mencakup seluruh proses pengadaan CPNS dari awal sampai dengan akhir secara terintegrasi, dan telah diimplementasikan penuh sejak tahun 2005.

Bila Anda tertarik berkarir sebagai peneliti di LIPI, silahkan ikuti informasi serta prosedurnya melalui SIPC LIPI : 

http://cpns.lipi.go.id/


-


-


-


Selamat datang di sarana Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Online Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) ! Sarana ini merupakan KIP Online pertama di Indonesia dalam rangka menyambut pemberlakuan UU KIP tanggal 1 Mei 2010. 

Sarana ini disediakan untuk memudahkan publik mengajukan permohonan informasi publik sesuai dengan amanat UU no. 14/2008 tentang KIP yang berlaku efektif terhitung sejak tanggal 1 Mei 2010. Dengan UU ini publik berhak meminta informasi publik yang dikelola oleh badan publik seperti LIPI sesuai ketentuan-ketentuan yang berlaku. Kami mendorong seluruh permohonan informasi melalui KIP Online, dan tidak bisa menjamin layanan prima untuk permohonan melalui kanal lain (surat elektronik, telepon, faksimile, dll).

KIP Online LIPI mencakup seluruh proses layanan permohonan informasi publik, mulai dari registrasi, komunikasi sampai dengan rekapitulasi. Saat ini bahkan telah tersedia dalam dwi bahasa untuk memastikan layanan prima informasi publik oleh masyarakat dunia.

Kepala LIPI telah mengangkat Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di setiap satuan kerja mandiri. Sehingga seluruh permohonan KIP harus dilakukan secara online melalui sarana ini, dan langsung ditujukan ke satuan kerja pengelola informasi publik terkait melalui masing-masing PPID SETELAH melakukan registrasi. Setiap pemohon cukup satu kali melakukan registrasi, dan bisa memakainya seumur hidup ke seluruh satuan kerja LIPI.

Silahkan melakukan registrasi dan permohonan informasi publik melalui KIP Online LIPI :

http://informasi.lipi.go.id/


-


Jika terdapat permasalahan dalam layanan publik ini, silakan melaporkannya ke

comments powered by Disqus